PHP 

Scripts, Resources, Reviews
Tampilkan postingan dengan label Training. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2011

Active Directory Windows Server 2008

free counters

Active Directory Windows Server 2008
Downloads PDF disini

Active Directory provides the means to manage the identities and relationships that make up your organization's network. Integrated with Windows Server 2008 R2, Active Directory gives you out-of-the-box functionality needed to centrally configure and administer system, user, and application settings.

Active Directory Domain Services

Active Directory Domain Services (AD DS), formerly known as Active Directory Directory Services, is the central location for configuration information, authentication requests, and information about all of the objects that are stored within your forest. Using Active Directory, you can efficiently manage users, computers, groups, printers, applications, and other directory-enabled objects from one secure, centralized location.


Active Directory Rights Management Services

Your organization’s intellectual property needs to be safe and highly secure. Active Directory Rights Management Services, a component of Windows Server 2008, is available to help make sure that only those individuals who need to view a file can do so. AD RMS can protect a file by identifying the rights that a user has to the file. Rights can be configured to allow a user to open, modify, print, forward, or take other actions with the rights-managed information. With AD RMS, you can now safeguard data when it is distributed outside of your network.


Active Directory Federation Services

Active Directory Federation Services is a highly secure, highly extensible, and Internet-scalable identity access solution that allows organizations to authenticate users from partner organizations. Using AD FS in Windows Server 2008, you can simply and very securely grant external users access to your organization’s domain resources. AD FS can also simplify integration between untrusted resources and domain resources within your own organization.

Active Directory Certificate Services

Most organizations use certificates to prove the identity of users or computers, as well as to encrypt data during transmission across unsecured network connections. Active Directory Certificate Services (AD CS) enhances security by binding the identity of a person, device, or service to their own private key. Storing the certificate and private key within Active Directory helps securely protect the identity, and Active Directory becomes the centralized location for retrieving the appropriate information when an application places a request.

Active Directory Lightweight Directory Services

Active Directory Lightweight Directory Service (AD LDS), formerly known as Active Directory Application Mode, can be used to provide directory services for directory-enabled applications. Instead of using your organization’s AD DS database to store the directory-enabled application data, AD LDS can be used to store the data. AD LDS can be used in conjunction with AD DS so that you can have a central location for security accounts (AD DS) and another location to support the application configuration and directory data (AD LDS). Using AD LDS, you can reduce the overhead associated with Active Directory replication, you do not have to extend the Active Directory schema to support the application, and you can partition the directory structure so that the AD LDS service is only deployed to the servers that need to support the directory-enabled application.

Additional Active Directory Improvements

The Active Directory Installation Wizard includes several improvements over earlier versions. These improvements make it easier for an administrator to control the installation of domain controllers within the domain. Enhancements include:

New Forest Functional Level. Windows Server 2008 R2 includes a new Active Directory forest functional level. Many of the new features in the Active Directory server roles require the Active Directory forest to be configured with this new functional level.Enhanced Command Line and Automated Management. Windows PowerShell cmdlets provide the ability to fully manage Active Directory server roles.

Improved Automated Monitoring and Notification. An updated System Center Manager 2007 Management Pack helps improve the monitoring and management of Active Directory server roles.

Better Management with Server Manager. Server Manager, the Windows Server 2008 R2 server management tool, allows an administrator to pre-stage domain controllers. When the domain controller role is added from the Server Manager console, the files that are needed to perform the installation of the directory service are copied to the server. When an administrator starts the Installation Wizard, dcpromo.exe, the files are already cached and available.

Improved Compliance with Established Standards and Best Practices. Windows Server 2008 R2 includes an integrated Best Practices Analyzer for each of the server roles. The Best Practices Analyzer creates a checklist within Server Manager for the role, which you can use to help perform all the configuration tasks.

Kamis, 17 Juni 2010

Instalasi Active Directory Windows Server 2003

free counters



Microsoft Windows Server 2003 tidak akan bekerja maksimal apabila Active Directory belum diinstalasi. Semua yang berhubungan dengan services dan domain ada dalam Active Directory ini. Jadi apabila Anda tidak menginstalasi Active Directory berarti komputer Anda hanya dijadikan Workgroup saja. Kalau dijadikan Workgroup, maka Active Directory tidak perlu diinstalasi.

Active Directory hanya bisa diinstalasi apabila sudah terpasang kartu jaringan (NIC) yang baik dan benar serta harddisk harus diformat NTFS. Untuk itu Anda harus menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dalam format NTFS.

Untuk menginstal Active Directory Microsoft Windows Server 2003 banyak caranya, bisa dengan mengetikan DCPROMO dari RUN, bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Manager Your Server. Untuk itu Anda bisa melakukan cara yang paling mudah saja.

Instalasi Active Directory

Setelah selesai menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dan tidak ada kesalahan, langkah selanjutnya adalah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
Pilih Add or remove a rool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya DATAKOM.COM
Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu DATAKOM
Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya datakom2005, ketikkan sekali lagi password yang tadi, datakom2005. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
Klik Next untuk melanjutkan.
Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama DATAKOM akan tampil.
Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.

IP Address pada Server

Sebenarnya IP Address untuk Server ini ketika proses instalasi Active Directory ditanyakan apakah akan langsung diisi atau tidak. Jika belum diisi pada saat instalasi tersebut Anda harus mengisinya.

Tujuan IP Address adalah memberi alamat untuk sebuah server atau komputer dalam suatu jaringan. Secara sederhana agar komputer dalam jaringan dapat dikenali oleh semua client dan dirinya sendiri harus diberi alamat. Alamat inilah yang dimaksud dengan IP Address. IP Address adalah nomor tertentu yang nantinya dijadikan patokan untuk memberi alamat pada Client yang ada dalam suatu jaringan LAN berbasis Client Server ataupun Workgroup.

Masalah pemberian IP Address atau pemberian alamat ini tidak bisa sembarangan, apalagi bila komputer Anda dijadikan Web Server. Maka jelas IP Address tersebut tidak asal memberikan saja, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan aturan-aturan yang ada. Dalam contoh ini saya memberi IP Address untuk Server saya bernama DATAKOM dengan nomor 192.168.53.1. Maka nomor lain untuk semua Client harus mengacu pada nomor ini, misalnya untuk Client harus mulai dari nomor 192.168.53.11 sampai 192.168.53.100 atau sesuai dengan jumlah komputer yang akan dikoneksikan ke jaringan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai IP Address dan TCP/IP Anda bisa membaca buku saya tentang IP Address dan TCP/IP.

Jika ada dua server atau lebih Anda bisa menggunakan Child Domain (CDC) atau Primery Domain (PDC). Bahkan apabila Anda menginginkan backup juga bisa ditambahkan Backup Domain Controller (BDC), namun yang terakhir tidak saya jelaskan dalam buku ini.

Kemudian kalau Anda akan memasang ada dua server yang segmennya berbeda, maka Anda harus memberi IP dua segmen, artinya server A dengan nomor misalnya 192.168.53.1 dan dalam group ini semua Client harus diawali dengan IP 192.168.53.xx. Sedangkan untuk server B bisa menggunakan nomor 192.168.10.1 atau disesuaikan dengan kebutuhan, maka jika demikian nomor IP untuk Client group ini harus diawali dengan IP nomor 192.168.10.xx. Sedangkan untuk Subnet mask-nya adalah 255.255.255.0. Untuk mengetahui mengenai golongan IP Address ini Anda bisa membacanya di bagian sebelumnya.

Lalu kalau Anda mau menggabungkan dua server yang berbeda segmen, maka salah satu server harus dijadikan Router. Caranya Anda tidak perlu membeli Router melainkan cukup menambah 1 (satu) lagi kartu jaringan atau NIC di salah satu Server yang ada, misalnya di Server A dengan IP disesuaikan dengan server yang dijadikan Router tersebut.

IP Address

Agar komputer Server Anda bisa dikenali, maka harus diberi alamat berupa IP Address. Prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Dari Desktop klik kanan mouse tepat di atas indikator LAN di sudu kanan layar Anda. Setelah itu akan tampil kotak dialog Local Area Connection Status. Atau Anda bisa masuk melalui tombol Start, lalu pilih Connect to dan pilih Show all connection. Setelah itu klik kanan tepat di atas Local Area Connection dan pilih Properties.
Pilih dan klik Properties. Setelah itu akan tampil jendela Local Area Connection Properties akan tampil.
Klik Show icon in taskbar when connected untuk menampilkan tanda Local Area Connection di taskbar
Klik Internet Protocol (TCP/IP)
Klik Properties. Setelah itu akan tampil kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties
Klik Use the following IP Address
Ketikkan di kolom IP Address 192.168.53.1
Klik tab di papan ketik
Kolom Subnet mask tidak perlu Anda isi, dengan menekan tab Subnet mask 255.255.255.0 secara otomatis sudah terisi


Mengisi DNS Server

Untuk mengisi DNS services ini bisa langsung di tab General di kolom Preferred DNS server. Namun demikian Anda juga bisa menggunakan cara yang akan saya jelaskan berikut ini:
Klik tab Advanced. Setelah itu akan tampil kotak dialog Advanced TCP/IP Setting
Klik tab DNS
Klik Add
Ketikkan 192.168.53.2 pada kolom di bawah DNS server
Klik Add
Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut
Klik OK
Klik OK sekali lagi untuk menutup kotak dialog Local Area Connection Properties sekaligus menyimpan ketentuan seting yang telah Anda lakukan

Coba periksa apakah pekerjaan Anda telah sukses atau belum. Caranya ketikkan PING 192.168.53.1 dari RUN Anda harus mengonfigurasi dan memeriksa kartu jaringan (NIC) atau LAN Card, kabel dan lain-lain yang digunakan dalam komputer Anda. Sampai di sini penjelasan mengenai instalasi Active Directory ini. Keterangan dan settings yang berhubungan dengan Active Directory akan saya jelaskan di bagian selanjutnya.

Semoga Bermanfaat

Jangan lupa torehkan beberapa kata di comment.

SERVICE ONLINE

Area, Jakarta Raya
Lebih di Utamakan, Wilayah Jakarta Timur
Sdr. Rio
Specialist IT dan Consulting
Customer bisa melakukan SMS , Call, FB Inbox dan eMail ke di bawah ini, sesuai dengan keluhan dan Area, berikan alamat yang valid serta nama dan menyetujui aturan yang berlaku.
Pelayanan Pekerjaan Hari:
Sabtu / Minggu atau
di sesuaikan dengan perjanjian
Melayani Jasa Services dan Maintenance:
Installasi Server All Varian Brand, Manage and Deploy Server, Manage and Join Domain Client Server, Installasi OS plus Device Ready, Installasi Office Aplication, Installasi Office Multimedia, Installasi Modem ADSL dan Cable, Setting Network Internet dan Intranet, Backup and Restore Data Office, Clean Viruses, Trouble Shooting, Check Hardware Problem, Check Upgrade System, dll.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes